Differentiation of Black Tea


Differentiation of White Tea, Gree Tea, Oolong Tea & Black Tea

Ada beragam jenis teh yang beredar di pasaran. Dari sekian banyak jenis, teh hijau dan teh hitam lah yang paling kerap kita temui di toko-toko swalayan. Tapi banyak orang tidak tahu apa beda sesungguhnya kedua jenis teh ini.

 

 

 

 

White Tea

Green Tea

Oolong Tea

Black Tea

Fermentasi

Daun teh diuapkan dan dikeringan tanpa melalui process fermentasi

Tidak melalui process fermentasi

Daun teh diuapkan lalu mengalami process fermentasi oksidasi dalam waktu singkat.

Mengalami process full fermentasi secara oksidasi suhu 25 derajat – 32 derajat Celcius. Selama 40 min – 4 jam

Fisik

Daun teh berwarna putih keperakan

Warna daun hijau kehitaman dan air seduhan hijau kekuningan

Bagian tepi daunnya berwarna kemerahan dan kering sedang bagian tengah daunnya tetap hijau

Warna daun hitam dan air seduhan kuning kemerahan

Manfaat

Teh ini sangat baik untuk melawan kanker, sebagai tonik jantung, dan mengurangi rawan sendi.

Menurunkan kolesterol dan mencegahnya menempel di pembuluh darah, menstabilkan kadar gula, mencegah kerusakan saraf dan otak akibat penuaan, mencegah risiko jantung koroner dan mengencerkan darah.

Khasiatnya sama dengan teh hitam tapi teh oolong mampu mencegah obesitas dan meluruhkan lemak.

Menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, hipertensi, dan stroke.

Reccommended consumption

Minum 5 – 6 cangkir sehari dan seduh di suhu 60 derajat Celsius dan diseduhnya selama 5 sampai 7 menit.

Minum 1 – 2 cangkir sehari dan seduh di suhu 70 derajat Celsius selama 1 – 3 menit

Minum 3 – 5 cangkir sehari dan seduh di suhu 80 sampai 90 derajat Celsius selama 5 sampai 7 menit.

Minum 3 – 5 cangkir sehari dan seduh di suhu 100 derajat Celsius selama 3 sampai 5 menit


To Top